Kilowatt-Peak — kWp
Energi & Listrik
kWp atau kilowatt-peak adalah satuan kapasitas nominal panel surya yang diukur pada Standard Test Conditions (STC) — irradiansi 1000 W/m², suhu sel 25°C, dan air mass 1,5 [IEC 61215]. Di Indonesia dengan rentang PSH 3,5-5,0 kWh/m²/hari [NASA POWER 1984-2023], angka kWp menggambarkan output puncak teoretis, bukan produksi listrik harian aktual di lapangan tropis.
kWp adalah ukuran kapasitas, bukan ukuran energi. Satu modul surya 600 Wp berarti panel tersebut menghasilkan 600 watt pada kondisi laboratorium STC; di lapangan tropis Indonesia, output aktualnya selalu di bawah angka nominal akibat suhu sel yang lebih tinggi dari 25°C, sudut datang sinar yang tidak ideal, kotoran permukaan, dan rugi-rugi sistem.
Sebagai indikator praktis, 1 kWp panel surya yang terpasang di Indonesia umumnya menghasilkan 3,5-4,5 kWh listrik per hari [NASA POWER 1984-2023], tergantung lokasi geografis dan asumsi performance ratio sistem. Angka ini menjadi dasar perhitungan kapasitas: rumah tangga dengan tagihan listrik Rp 1 juta per bulan biasanya membutuhkan PLTS di kisaran 3-5 kWp untuk menutup pemakaian siang hari.
Istilah kWp wajib dibedakan dari kVA (satuan daya tersambung PLN) dan kWh (satuan energi yang muncul di tagihan). Tiga satuan ini sering tertukar dalam diskusi awam, padahal mengukur hal berbeda.
Contoh Aplikasi PLTS Indonesia
Untuk rumah Jabodetabek dengan daya tersambung 2.200 VA dan PSH Jakarta 4,8 kWh/m²/hari [NASA POWER 1984-2023], kapasitas PLTS 3,3 kWp realistis menghasilkan ~12-13 kWh per hari setelah dikalikan performance ratio 0,80. Biaya investasi tipikal di pasar Indonesia berada di kisaran Rp 11-15 juta per kWp untuk sistem on-grid residensial tanpa baterai.
Sumber & Referensi
- IEC 61215, Crystalline silicon terrestrial photovoltaic (PV) modules — Design qualification and type approval — IEC (2021)
- Surface meteorology and Solar Energy data set — NASA POWER LARC (1984-2023)
- Metodologi kalkulator SolarPlanner.id (placeholder — aktivasi pasca methodology sprint LUMEN) — SolarPlanner.id (2026)
Lihat Juga
kWh
(Kilowatt-Hour)kWh atau kilowatt-hour adalah satuan energi listrik yang dipakai PLN untuk menghitung tagihan: jumlah daya listrik (dalam kilowatt) dikalikan durasi pemakaian (dalam jam). Satu kWh setara dengan menyalakan beban 1.000 watt selama satu jam penuh. Pada golongan R-1 non-subsidi Q1 2026, tiap kWh ditarif Rp 1.444,70 [PLN tariff adjustment Q1 2026].
PSH
(Peak Sun Hours)PSH atau Peak Sun Hours adalah jumlah jam matahari ekuivalen di mana irradiansi rata-rata 1.000 W/m² diterima permukaan horizontal per hari. Satuannya kWh/m²/hari. PSH adalah variabel inti yang menentukan berapa kWh per hari yang dihasilkan setiap kWp panel surya di lokasi tertentu.
Derating Factor
Derating factor adalah faktor pengurang yang membuat output aktual PLTS lebih rendah dari kapasitas nominal STC. Derating mencakup rugi-rugi suhu sel, soiling permukaan, mismatch modul, kabel DC dan AC, serta efisiensi inverter. Untuk iklim tropis Indonesia, derating gabungan biasanya berada di kisaran 80-85%.